Bogor 30 Mei 2008

Robb, aku ingin mendengar dari bibirnya bahwa dia sangat menyayangiku, mencintaiku, merindukanku. Robb, mungkin aku tidak dapat slalu ada di sampingnya untuk slalu menyayanginya, tapi aku mohon padamu Ya Robb, sayangilah dia stiap saat dengan belaian kasih sayang MU yang tak terbatas dan tak berbalas. Robb Izinkanlah aku untuk menyaynginya, aku sangat ingin menyayanginya dengan sepenuh hatiku, tapi aku tidak bisa berjanji bahwa aku akn selalu menyanginya, Robb duhai engkau yang maha membolak balikkan hati, tiada suatu hal pun yang mustahil bagi ENGKAU, bukakanlah pintu hatinya agar dapat menerima Cintaku, mungki aku bukanlah lelaki terbaik yang pernah dia temui, tapi jadikanlah kasih kami menjadi kisah terindah. Robb yang maha mengurus segala sesuatu, aku tak memili daya dan upaya, aku hanya dapat merintih dan memohon di depan pintu rahmatmu, selalu menunggu janjimu “Ujibud da’wa idza da’ani, falyastazibuli wal yu’ minu bii” aku akan selalu menunggunya. Robb telah banyak luka tertoreh d hatiku, bekasnya pun masih terasa, masalalu yang kelam yang ku alami, smoga pederitaanku menjadi obat bagi rinduku.Robb skali lagi aku mohon kepada-MU dengan sangat, aku hanya bergantung pada-MU, segala isi hatiku, hasratku, cintaku, segala keinginanku, ku pasrahkan seluruh hidupk hanya pada-MU tempat ku bersandar, memohon, memelas, mengetuk. Robb…..rahmatilah ia. amiin ya Robbal ‘alamiin

Tinggalkan Balasan