mungkin ada yang heran dan bertanya – tanya soal judul artikel diatas “POS”, loh kok pos sih, pos satpam, pos hansip atau pos kota. yang jelas bukan pos yang itu, POS adalah singkatan dari
P = Point
O = Of
S = Sale
saya juga kurang begitu yakin arti sebenarnya dair POS ini, tapi kurang lebih POS itu adalah suatu program yang digunakan untuk melihat progres perusahaan, lebih tepatnya perusahaan dagang seperti melihat statistik stok, pembelian, penjulaan dan lain lain. kalo ada yang salah mohon maaf.
ada beberapa modul yang akan kita bahas dalam tutorial ini :
- Penjualan Tunai
- Pembelian Tunai
- Inventori System
kita akan menggunakan visual basic 6.0 sebagai bahasa pemogramannya dan microsoft access 2003 sebagai database nya .
kita mulai pembuatan program POS ini dengan mengelompokkan masalah yang ada :
masalah pertama yang akan kita lirik adalah masalah pembelian barang, karena dalam pembelian barang dibutuhkan bukti data mengenai transaksi pembelian barang agar keuangan dan stok dapat terlihat dengan jelas.
jadi dalam proses pembelian ada barang yang dibeli, supplier yang menjual barang. Jika arang di beli, maka otomatis stok dalam gudang juga akan bertambah dan uang dalam kas berkurang sesuai dengan harga barang yang dibeli.
dari barang kita bisa lihat attribut yang terdapat dalam barang seperti:
- kode barang
- nama barang
- jenis barang
- satuan barang
- harga beli
- pabrik pembuat
- stok barang
lalu pada supplier kita lihat attributnya seperti :
- kode supplier
- nama supplier
- alamat
- kota
- kode pos
- provinsi
- no telp
- no hp
- no fax
apa sudah cukup ? selain dari data – data barang dan supplier, dibutuhkan juga data – data mengenai proses transksi pembelian barang seperti :
- no faktur pembelian barang
- tanggal pembelian
- barang apa saja yang dibeli
- jumlah barang yang dibeli
- total pembelian barang
kemudian kita beralih ke masalah selanjutnya yaitu penjualan. Dalam penjualan terdapat beberapa subjek dan objek yang berhubungan dengan proses penjualan, seperti adanya barang yang dijual,adanya customer atau pelanggan yang membeli. Jika ada transaksi penjualan maka stok barang akan berkurang , dan kas akan bertambah sesuai dengan jumlah barang yang dijual.
Atribut untuk barang telah kita jelaskan di atas, tinggal tambahkan satu atribut untuk barang yaitu :
- harga jual
karena harga beli belum tentu sama dengan harga jual, maka harus dibedakan antara harga beli dengan harga jual.
Kemudian untuk atribut customer atau pelanggan biasanya bersifat optional atau pilihan, bisa di berikan bisa tidak,tapi untuk menyediakan informasi yang lengkap dalam proses penjualan, data pelanggan diperlukan untuk melengkapi proses transaksi. Atribut pelanggan antara lain :
- id pelanggan
- nama
- alamat
- kota
- kode pos
- provinsi
- tempat lahir
- tanggal lahir
- no telp
- no hp
sebagai data transaksi penjualan diperlukan beberapa informasi yaitu :
- no faktur penjualan
- tanggal transaksi
- jumlah barang yang dijual
- total penjualan
dalam transaksi penjualan dan pembelian otomatis akan terjadi penambahan dan pengurangan kas dan barang, kita akan menambahkan satu lagi data yaitu data kas untuk memantau keungan yang kita miliki.
Bersambung ke bagian selanjutnya……
Ditulis oleh ang2ara 